Wednesday, April 06, 2011

ikutan LBT


Huf huf huf, masih dengan napas ngos-ngosan akhirnya aku berhasil menyelesaikan tantangan LBT#4 ini. Waktu tahu kalo tantangan LBT#4 membuat rolled cookies, aku memang agak malas-malasan. Sudah terbayang kukis yang cantik-cantik hasil karya anggota lain, dan aku seperti biasa minimalis. Rencananya rolled cookies ini mau dibuat di )minggu terakhr dead line. Apa daya, kesehatan tidak memungkinkan untuk diajak begadang ( aku biasa baking saat anak tidur, supaya tenang). Terbersit niat untut absen saja bulan ini. Tapi suami menyemangati,”dibuat aja dan dihias yang mudah, bunda bisa kog”.

Tadi pagi jam 9 wita start buat kukis ini dan selesai jam 11.30 wita. Alhamdulillah suami lagi ada di rumah jadi ada yang pegang anak-anak. Thank ya honey


Cashew Fudge Cookies

(sumber : majalah sedap pemula 45/IX/2008)

Bahan :

· 150 gram magarine (aku pake 100 gram butter + 50 gram margarine)

· 100 gram gula tepung

· 75 gram DCC dilelehkan

· 1 butir telur + 1 kuning telur

· 275 gram terigu protein sedang (aku pake 275 gram terigu protein rendah + 1 sdm tepung susu)

· 1/2 sdt baking powder

· 100 gram kacang mede, oven, cincang kasar (aku diblender hakus, supaya adonan bisa dicetak)

· 100 gram chocolate chips

Cara membuat :

1. Kocok margarine dan gula tepung 45 detik. Masukkan DCC leleh. Kocok rata

2. Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok rata. Masukkan tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.

3. Tambahkan kacang mede dan chocolate chips. Aduk rata

4. Sendokkan adonan di Loyang yang dioles margarine (aku dirolled dan dicetak)

5. Oven 25 menit dengan suhu 160 derajat Celcius.






Sunday, November 14, 2010

Remaja oh remaja

Sekarang lagi ada pangkalpinang, silaturahmi dengan keluarga abang tertua. Keluarga Abang mempunyai dua anak remaja, kelas 9 dan kelas 7. Aku yang sudah lama tidak bertemu dengan mereka, terkaget-kaget dengan postur tubuh yang menjulang tinggi dan sifat mereka yang remaja banget. Kalau masih anak-anak, masih gampang aja disuruh mandi atau melakukan sesuatu, diomelin aja sudah takut. Lah kalo remaja, yang ada kita malah bales diomelin. Seperti pagi ini, mereka mau main PS (peraturan ortunya main PS hanya boleh weekend). Aku bilang, kalo mau main PS mandi dulu supaya segar. eh mereka malah nyahut n masuk kamar. Tau-tau 15 menit kemudian, keluar kamar sambil ambil handuk trus ngeluyur masuk kamar mandi. Haiyahhhh, kenapa mesti jawab dulu ya.... mungkin tipikal khas remaja, itung-itung latihan kelak Nawfal menginjak remaja.


Saturday, November 06, 2010

Hola....

Setelah sekian bulan tidak pernah mengupdate blog, akhirnya pagi ini bisa juga. Dengan sedikit mengabaikan pekerjaan menyapu, mengepel (karena dorongan untuk menulis tak tertahankan lagi):P.

Singkat cerita, saat ini aku lagi di Jakarta, menunggui rumah Kakak yang sedang naik haji. Insya'allah tanggal 10 nanti mama dan Kakak perempuan + suani akan menyusul, huhuhuhu ditinggal sendirian. Mengasuh anak-anak di rumah yang bertingkat, perlu energi ekstra. Mata tak boleh lengah dalam mengawasi Naqib, karena dia sudah pernah sampe di lantai atas by himself. Ngeri gak tuh.....

Monday, June 21, 2010

blog tidak bertuan

Ah, wajar rasanya jika orang akan menyangka laman ini sebagai laman tak bertuan. hampir 2 bulan laman ini tidak diupdate. Kesibukan mengurus anak-anak dan jadwal pemadaman yang semakin sering, membuat aku semakin enggan menyentuh laptop. Tahu gak sich, kalo mati lampu dari jam 18.00 - 22.00 wita, ditambah cuaca Mataram yang tidak bersahabat membuat tangan ini tak henti-hentinya mengipasi anak-anak. terkadang anak-anak tiduran dulu di teras samping.

Akhir April hingga akhir Mei lalu, kami melakukan perjalanan darat (lagi) ke Jakarta. Ya, ini untuk kedua kalinya kami trans Mataram-Jakarta. Personil tur sudah bertambah, barang bawaan juga bertambah. Karena Naqib masih makan nasi tim, jadi barang bawaan pun ditambah dengan cool box (untuk ,menyimpan nasi tim beku) dan panci listrik (untuk memanaskan makanannya). Rute Mataram-Jakarta ditempuh dalam waktu lima hari (berangkat Minggu 25 April, tiba Kamis 29 April). Biasa, banyak mampirnya. Bermalam di Jombang, Jogja, dan Tasikmalaya. Alhamdulillah selama di perjalanan, anak-anak gak rewel dan mau makan. Naqib pun enjoy dengan perjalanannya.

Selama di Jakarta, anak-anak menjadi "bintang" bagi oom dan tantenya. Sehingga menjelang akhir liburan, anak-anak menjadi agak aleman. Liburan ini juga menjadi liburan bersejaran bagi Naqib, karena Naqib mulai beralih makan table food. Mungkin keseringan liat orang makan di luaran, sementara dia tetep makan bekal lama-lama makannya sudah agak macet. Eh begitu dicobain makan nasi biasa, malah doyan. Saat perjalanan pulang, Naqib pun mencicipi berbagai rasa, mulai dari rawon nguling, soto ayam, nasi sup SGPC Jogja, hingga ayam goreng 'Wina' Banyuwangi.

Perjalanan pulangm kami bermalam di Pangandaran, Jogja, Jombang. Jombang- Matarm, ditempuh nonstop 24 jam (irit.com bow, sangu sudah menipis). Khawatir juga, takut anak-anak rewel atau bosen, karena biasanya kami tidak melakukan perjalanan selama ini (paling lama 12 jam). Alhamdulillah, lagi-lagi anak=anak cukup kooperatif. Penyeberangan Padnag bay - Lembar pun dapat kapal yang bersih dan dingin sehingga anak-anak bisa tidur.

Begitu tiba di rumah, anak-anak malah tepar. Abang Nawfal anyang-anyangan 4 hari, disambung demam chikungunya. Sementara Adek Naqib, mogok makan dan demam mau tumbuh gigi. Sekarang anak-anak sudah sehat kembali dan waktunya menikmati liburan di Mataram, dan ini lah wajah ceria kami yang sednag menghabiskan minggu pagi di taman kota Udayana :















Friday, April 23, 2010

Naqib's b'day

18 Maret lalu Naqib ulang tahun. B'day cake-nya buat sendiri (ada bantuan mama juga sedikit). Masih sederhana banget, tapi coklatnya tueebeel banget lho...ini pose cake coklatnya. selamat ultah ya dek Naqib. Semoga menjadi anak yang sholeh, sehat, pintar, membanggakan ortu, dan selalu dalam lindungan Allah SWT.









Friday, February 12, 2010

cerita tentang maksi abang

Hari Selasa lalu, aku menjemput abang agak terlambat karena mampir dulu di pasar cakra. Sampai di sekolah, parkiran sudah sepi. Yang tersisa hanya monil mbak novi, dan beberapa motor. Abang pun sudah duudk manis di playground. Begitu aku sampai, abang langsung nyamperin dan kami langsung pulang. Sepanjang perjalanan, bunda fifie agak heran "kog tumben abang gak protes". Biasanya abang akan protes kalau bund ajemputnya telat.
"Tadi udah nunggu lama bang?", tanya bunda.
"Belum kog nda, baru aja", jawab abang.
Bunda nanya lagi, "lho abang ngapain aja?".
"baru selesai makan, nda. Abang juara satu lho...Lendra aja belum selesai", ujar abang.
"lho ??? bukannya tadi bunda sampe, sekolah udah sepi. artinya yang lain udah pulang dong", kata bunda.
"maksud abang, juara satu diantara Lendra n Athif", ujar abang lagi.
oaaalllah nak, maksudnya juara diantara tiga yang terakhir.

Hari berikutnya, lagi2 aku menjemput abang agak terlambat karena naqib gak tidur2. sampai sekolah, tumben juga parkiran masih penuh. karena aku pikir, abang udah selesai makan aku parkir agak sembarangan. Toh langsung pergi lagi, begitu pikirku. baru aja berjalan menuju kelas abang, Mbak Tuti(ibunya Lendra udah dadah2 ke aku). Tak pikir ngapain dadah2, rupanya mau ngasih tau kalo trio kwek2 (Abang, Lendra, Athif) belum selesai makan.
Lagi lagi kloter terakhir ya nak......